Puasa dan Kepemimpinan

PUASA dan leadership merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Sebagai sebuah pelatihan ruhani (spiritual exercise), puasa sejatinya melahirkan aneka karakter yang  utama sebagai prasyarat pemimpin ideal. Oleh karena itu, dalam konteks misi ibadah puasa, maka karakteristik pemimpin ideal termanifestasi dalam nilai-nilai ketakwaan sebagai buah ritual puasa.

Baca lebih lanjut

Ramadan Sebagai Momentum Reformasi Sosial

Melalui firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu sekalian bertakwa.” (Qs. al-Baqarah/2:183), secara tegas Allah Swt. menggambarkan hasil akhir (konsekuensi) dari suatu upaya konkret manusia dalam meraih Baca lebih lanjut

Implementasi Makna Puasa dalam Sikap Kepemimpinan

A. PENGANTAR WACANA

Sejatinya, puasa dimaksudkan agar pelakunya memiliki kesadaran ruhani atau kesadaran ketuhanan (God consciousness). Kondisi suci ini, dengan kesuciannya, akan membawa seorang hamba merasakan kehadiran dan kebersamaan dengan Tuhan dalam setiap denyut nadi dan eksistensi kesehariannya: Tuhan menjadi begitu dekat. Sebab, tanpa kesadaran semacam itu, maka Tuhan sangat sulit untuk didekati. Baca lebih lanjut