Catatan MTQN XXI Kendari 2006: Potret Dinamika Kaligrafi Alquran di Indonesia

Menulis indah Al-Qur’an atau lazim disebut Kaligrafi Al-Qur’an (al-Khath al-‘Arabi) merupakan salah satu mata lomba yang dimusabaqahkan dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang secara resmi baru diperkenalkan pada MTQN tahun 1988 di Bandar Lampung. Kehadiran mata lomba ini tak lepas dari suatu dasar pemikiran untuk melestarikan seni adiluhung, yang oleh Yaqut al-Musta’shimi (maestro Kaligrafi dunia) Baca lebih lanjut

MTQ dan Kerukunan Umat Beragama

Warga Banten menyambut hangat digelarnya MTQ XXII tingkat Nasional yang berlangsung pada 17-24 Juni 2008 di Kota Serang. Seperti diketahui, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) adalah perhelatan keagamaan yang populer dan fenomenal di kalangan umat Islam tanah air. Baca lebih lanjut

Musâbaqah Qirâ’at al-Kutub (MQK) & Upaya Pelestarian Warisan Intelektual Banten

KETIKA kita mengarungi lintasan sejarah sosial intelektual Islam Nusantara, maka masyarakat Banten pantas berbangga. Pada sekira abad XVIII-XIX, di tatar inilah lahir Syeikh Nawawi al-Bantani (al-Jâwi), sosok ulama kharismatik yang secara performa intelektual mendapat pengakuan dari dunia internasional, khususnya kaum muslimin. Tak seorang pun meragukan kredibilitas dan kapabilitas Nawawi dalam ranah studi ilmu-ilmu keislaman. Selain âlim, Nawawi dikenal sebagai ulama yang produktif melahirkan magnum opus dalam pelbagai disiplin ilmu keislaman seperti: Tafsir, Fikih, Tawhid, Hadis, dan sebagainya.

Baca lebih lanjut

Hj. Ratu Atut Chosiyah (Plt. Gubernur Banten): MTQ Diharapkan Dapat Meningkatkan Etos Keberagamaan Masyarakat

Serang-JT, 2006: Jurnal “Tilâwah” berkesempatan bincang-bincang dengan Ibu Hj. Ratu Atut Chosiyah, Plt. Gubernur Banten. Seperti diketahui, orang nomor satu di tatar Banten ini termasuk memiliki perhatian yang besar terhadap pelbagai kegiatan keagamaan, seperti halnya MTQ. Dalam setiap penyelenggaraan MTQ, baik tingkat Kabupaten/Kota, terlebih Tingkat Provinsi, hampir dipastikan beliau menyempatkan hadir. Dan menurut catatan Jurnal “Tilâwah”, Ibu Atut, demikian beliau biasa dipanggil, kerap menjenguk kafilah Banten pada setiap event penyelenggaraan MTQ/STQ Tingkat Nasional. Baca lebih lanjut

Quo Vadis Pembinaan Alquran di Banten

Cita Banten sebagai sentra pembinaan skill dan pengembangan studi Alquran harus segera diwujudkan. Masyarakat Banten sejatinya telah sekian lama menyandang romantisme historis dan ingatan kolektif tentang dinamika dan eksistensi Banten yang amat diperhitungkan di wilayah Nusantara, bahkan dunia, terutama dalam konteks ketersediaan sumber daya manusia yang mumpuni pada ranah kajian dan skill seni Alquran. Inilah salah satu modal dasar bagi upaya mewujudkan Banten menuju masyarakat religius yang bercirikan iman dan takwa.

Baca lebih lanjut