Korupsi dan Logika Hukum Pidana Islam

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan eksistensinya sebagai ujung tombak pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Sudah puluhan aktor publik dan elite politik yang dipaksa mempertanggungjawabkan perbuatan korupnya di kursi pesakitan. Inilah perkembangan paling meyakinkan yang diperlihatkan KPK selaku aparatur penegak hukum setelah satu dasawarsa gerakan reformasi digulirkan.

Sejurus dengan hal tersebut, maka eforia antikorupsi menjadi tak terelakkan. Beberapa komponen masyarakat angkat bicara dan menyatakan perlawanannya terhadap tindak pidana korupsi dan Baca lebih lanjut

Iklan

Menyoal Tradisi dan Pengelolaan Filantropi

Kesadaran umat Islam tentang arti penting ragam filantropi Islam, seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf kian menggembirakan. Terlebih pada momentum bulan Ramadan yang diyakini sebagai saat yang tepat untuk berderma. Itulah sebabnya, di bulan ini banyak orang berlomba mendermakan sebagian kecil hartanya melalui pelbagai cara dan kegiatan.

Baca lebih lanjut

Puasa dan Kepemimpinan

PUASA dan leadership merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Sebagai sebuah pelatihan ruhani (spiritual exercise), puasa sejatinya melahirkan aneka karakter yang  utama sebagai prasyarat pemimpin ideal. Oleh karena itu, dalam konteks misi ibadah puasa, maka karakteristik pemimpin ideal termanifestasi dalam nilai-nilai ketakwaan sebagai buah ritual puasa.

Baca lebih lanjut

Ramadan Sebagai Momentum Reformasi Sosial

Melalui firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu sekalian bertakwa.” (Qs. al-Baqarah/2:183), secara tegas Allah Swt. menggambarkan hasil akhir (konsekuensi) dari suatu upaya konkret manusia dalam meraih Baca lebih lanjut

Fikih Pajak dan Pembangunan

“Sesungguhnya Amîr al-Mu’minîn, Hârûn al-Rasyîd (semoga Allah mengokohkan kekuasaannya), telah meminta kepada saya untuk mengarang sebuah kitab umum yang menjadi pedoman dalam pengumpulan kharâj, ‘usyûr, zakat, dan jizyah“.

Demikian Ya’qûb bin Ibrâhîm bin Habîb al-Anshâri al-Kûfî al-Baghdâdi, atau populer dengan nama Imam Abû Yûsuf, Baca lebih lanjut

Menyambut Pospenas II: Kyai, Santri, dan Pesantren

DAHULU, persepsi publik terhadap performa santri, kyai, dan pesantren sedemikian eksklusif dan penuh pesona. Santri digambarkan sebagai kandidat manusia suci yang kelak diserahi tugas menyampaikan risalah keagamaan di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika sebagian kalangan menempatkan mereka kedalam lingkaran komunitas “priyayi” atau elite keagamaan.

Baca lebih lanjut

Menyambut Idul Fitri 1424 H: Kembali Kepada Kesucian Spiritual

Idul Fitri tahun 1424 H ini hadir ketika segenap komponen bangsa Indonesia masih dirundung keprihatinan mendalam, yakni menghadapi ujian maha berat, krisis mutidimensional: ekonomi, politik, dan moral. Keprihatinan yang mendalam ini sesungguhnya telah Baca lebih lanjut