Kronika Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) 2007

Samarinda-muslimkalsel (06/11/2007): Kontingen Tuan Rumah Kalimantan Timur hingga Senin (5/11) kemarin semakin mantap memimpin perolehan medali dengan 16 emas, 6 perak dan 7 perunggu. Kontingen Kalsel pada hari ke 5 berhasil menambah perolehan medali perunggu di cabang bergengsi Bulu Tangkis Ganda Putra perseorangan. Pasangan asal Kota Gunung Bamega Syamsir Alam dan Masrudin yang sebelumnya mengalahkan atlit kalbar 2:1, diperempat final dikalahkan pebelutangkis tangguh dari Jatim 2:0.

Ketika ditanya harian ini (5/11/2007) Drs. Zainal Muttaqin pelatih yang mendampingi tim Kalsel mengatakan, sebenarnya permainan pasangan nanang banjar tidak mengecewakan. ”Perolehan angka sebenarnya tidak terlalu jauh dan mereka dapat mengimbangi permaian atlit Jatim yang jauh lebih berpengalaman”, tandasnya. Zainal menaruh harapan besar kepada Pondok pesantren tempat mereka mondok untuk selalu memberikan kesempatan mereka untuk mengembangkan diri menjadi seorang atlit yang tangguh dimasa mendatang. ”Mereka atlit berbakat dan semoga keduanya mendapat perhatian khusus oleh Pondok Pesantren tempat mereka nyantri untuk lebih meningkatkan kemampuan dan pengalaman”, tambahnya.

Di tengah ketatnya perolehan medali dibeberapa cabang olah olah raga, cabang seni Kaligrafi menggelar Seminar Pengembangan Seni Kaligrafi di Indonesia dengan menghadir Sang Penulis Mushaf Istiqlal (1995) KH. Moh. Faiz Ar, Lc. Dosen di Pesantren Tinggi Islam Bangil ini menyampaikan bahwa Kaligrafi saat ini sudah menjadi salah satu mata kuliah di Universitas Negeri Malang (UM). “Ilmu Khat (Istilah Bahasa Arab dari Kaligrafi) sudah menjadi mata kuliah di UM Fakultas Sastra Arab dengan durasi 3 sks dan selain itu dibeberapa Pondok Pesantren di Jatim, khat dikembalikan pada posisinya yang semula agak terabaikan”, tegasnya. Seminar sehari ini juga menghadirkan Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag, M.A. Dosen tetap pada Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Jakarta (UIN) dan H. Isep Misbah, S.Ag Koordinator Departemen Pembinaan dan Peningkatan Mutu Pengajar Lemka Jakarta.

Belajar dari Tuan Rumah Kakanwil Depag Provinsi Kalsel Prof. Dr. H. A. Fahmy Arief, MA saat ditanya wartawan ketika mengunjungi stand Pameran dan Bajar Pospenas IV menyampaikan bahwa para pejabat yang mendampingi para atlit Kalsel pada Pospenas ini hendaknya belajar serta mencatat segala keberhasilan dan kekurangan pada pelaksanaan Pospenas IV di Samarinda. “Saya memerintahkan kepada seluruh pejabat Kanwil Depag Prov. Kalsel yang mendampingi para atlit, untuk belajar dan mencatat segala keberhasilan dan kekurangan pada pelaksanaan Pospenas IV di samarinda”, ujarnya. H. Fahmy Arief menegaskan, “Segala catatan tersebut nantinya akan menjadi bahan laporan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Prov. Kalsel dan akan menjadi bahan pertimbangan apakah Kalsel siap untuk menjadi tuan rumah pada Pospenas berikutnya”.

Kontingen Pospenas IV Kalsel pada hari ke 5 masih tetap menduduki peringkat 8 dari 33 provinsi yang berlaga di ajang Pospenas IV di Bumi Etam Samarinda. Hari ini masih akan dipertandingkan beberapa cabang Olah Raga dan Seni, diantaranya catur, pencak silat dan final Rebana. (dyt06)

Sumber:http://www.muslimkalsel.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=52.

Kontribusi Dari Hidayaturrahman; Senin, 05 November 2007; Pemutakhiran Terakhir Senin, 05 November 2007.

Satu Tanggapan

  1. Sehubungan dengan adanya Pekan Olahraga Pondok pesantren Timur hingga Senin (5/11) kemarin semakin mantap memimpin perolehan medali dengan 16 emas, 6 perak dan 7 perunggu. Kontingen Kalsel pada hari ke 5 berhasil menambah perolehan medali perunggu di cabang bergengsi Bulu Tangkis Ganda Putra perseorangan. Pasangan asal Kota Gunung Bamega Syamsir Alam dan Masrudin yang sebelumnya mengalahkan atlit kalbar 2:1, diperempat final dikalahkan pebelutangkis tangguh dari Jatim 2:0.

    Ketika ditanya harian ini (5/11/2007) Drs. Zainal Muttaqin pelatih yang mendampingi tim Kalsel mengatakan, sebenarnya permainan pasangan nanang banjar tidak mengecewakan. ”Perolehan angka sebenarnya tidak terlalu jauh dan mereka dapat mengimbangi permaian atlit Jatim yang jauh lebih berpengalaman”, tandasnya. Zainal menaruh harapan besar kepada Pondok pesantren tempat mereka mondok untuk selalu memberikan kesempatan mereka untuk mengembangkan diri menjadi seorang atlit yang tangguh dimasa mendatang. ”Mereka atlit berbakat dan semoga keduanya mendapat perhatian khusus oleh Pondok Pesantren tempat mereka nyantri untuk lebih meningkatkan kemampuan dan pengalaman”, tambahnya.

    Di tengah ketatnya perolehan medali dibeberapa cabang olah olah raga, cabang seni Kaligrafi menggelar Seminar Pengembangan Seni Kaligrafi di Indonesia dengan menghadir Sang Penulis Mushaf Istiqlal (1995) KH. Moh. Faiz Ar, Lc. Dosen di Pesantren Tinggi Islam Bangil ini menyampaikan bahwa Kaligrafi saat ini sudah menjadi salah satu mata kuliah di Universitas Negeri Malang (UM). “Ilmu Khat (Istilah Bahasa Arab dari Kaligrafi) sudah menjadi mata kuliah di UM Fakultas Sastra Arab dengan durasi 3 sks dan selain itu dibeberapa Pondok Pesantren di Jatim, khat dikembalikan pada posisinya yang semula agak terabaikan”, tegasnya. Seminar sehari ini juga menghadirkan Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag, M.A. Dosen tetap pada Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Jakarta (UIN) dan H. Isep Misbah, S.Ag Koordinator Departemen Pembinaan dan Peningkatan Mutu Pengajar Lemka Jakarta.

    Belajar dari Tuan Rumah Kakanwil Depag Provinsi Kalsel Prof. Dr. H. A. Fahmy Arief, MA saat ditanya wartawan ketika mengunjungi stand Pameran dan Bajar Pospenas IV menyampaikan bahwa para pejabat yang mendampingi para atlit Kalsel pada Pospenas ini hendaknya belajar serta mencatat segala keberhasilan dan kekurangan pada pelaksanaan Pospenas IV di Samarinda. “Saya memerintahkan kepada seluruh pejabat Kanwil Depag Prov. Kalsel yang mendampingi para atlit, untuk belajar dan mencatat segala keberhasilan dan kekurangan pada pelaksanaan Pospenas IV di samarinda”, ujarnya. H. Fahmy Arief menegaskan, “Segala catatan tersebut nantinya akan menjadi bahan laporan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Prov. Kalsel dan akan menjadi bahan pertimbangan apakah Kalsel siap untuk menjadi tuan rumah pada Pospenas berikutnya”.

    Kontingen Pospenas IV Kalsel pada hari ke 5 masih tetap menduduki peringkat 8 dari 33 provinsi yang berlaga di ajang Pospenas IV di Bumi Etam Samarinda. Hari ini masih akan dipertandingkan beberapa cabang Olah Raga dan Seni, diantaranya catur, pencak silat dan final Rebana.

    Maka Kami dari Perasatuan Olahraga Dayah Raudhatul Yatama Gp Bungkaih Kecamatan Muara Batu Memohon pembanggunan Sarana Olahraga Volly Ball Panjang 18 m Lebar 9 Meter dan sarana lainnya.

    Tgk. Jhonny Alba Dayah Raudhatul YATAMA no hp 085260892934

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: